Setelah orang – orang Belanda
meninggalkan Indonesia, kawasan ini digunakan oleh beberapa instansi dan
perusahaan untuk tempat peristirahatan dengan menambah beberapa
bangunan dan wisma ditempat ini. Seiring dengan waktu tempat ini semakin
banyak dikunjungi oleh wisatawan maka dibangunlah sarana dan prasarana
untuk menunjang kepariwisataan di tempat in karena semakin berkembang.
1. Bakpia Pathok
Bakpia ini berasal dari daerah Pathuk, Jogja. Bentuknya bulat
kecil-kecil dengan bermacam-macam rasa. Pada awalnya, bakpia pathok
berisi dan memiliki rasa kacang hijau. Namun, saat ini Anda dapat
menemukan olahan makanan oleh-oleh khas Jogja ini dalam berbagai warna
bakpia dan aneka rasa yang lezat.Mencari makanan khas Jogja ini tidaklah sulit, Anda dapat pergi ke Jalan Glahahsari dan singgah ke Bakpia Kurnia Sari untuk membeli oleh-oleh Jogja yang terkenal ini. Bakpia Pathok ini tersedia dalam rasa kacang hijau, kumbu hitam, coklat, keju, susu, hingga kopi. Bakpia ini dijual dalam kisaran harga Rp 28 ribu hingga 38 ribu per kotak.
Istana Maimun, terkadang disebut juga
Istana Putri Hijau, merupakan istana kebesaran Kerajaan Deli. Istana ini
didominasi warna kuning, warna kebesaran kerajaan Melayu. Pembangunan
istana selesai pada 25 Agustus 1888 M, di masa kekuasaan Sultan Makmun
al-Rasyid Perkasa Alamsyah. Sultan Makmun adalah putra sulung Sultan
Mahmud Perkasa Alam, pendiri kota Medan.
Sejak tahun 1946, Istana ini dihuni oleh
para ahli waris Kesultanan Deli. Dalam waktu-waktu tertentu, di istana
ini sering diadakan pertunjukan musik tradisional Melayu. Biasanya,
pertunjukan-pertunjukan tersebut dihelat dalam rangka memeriahkan pesta
perkawinan dan kegiatan sukacita lainnya. Selain itu, dua kali dalam
setahun, Sultan Deli biasanya mengadakan acara silaturahmi antar
keluarga besar istana. Pada setiap malam Jumat, para keluarga sultan
mengadakan acara rawatib adat (semacam wiridan keluarga).
Sejarah Colosseum
Sejarah Colosseum – Perjuangan gladiator Pertama
Selain sebagai pusat penanda kota Bukittinggi, Jam Gadang juga telah dijadikan sebagai objek wisata dengan diperluasnya taman di sekitar menara jam ini. Taman tersebut menjadi ruang interaksi masyarakat baik di hari kerja maupun di hari libur. Acara-acara yang sifatnya umum biasanya diselenggarakan di sekitar taman dekat menara jam ini.
Fakta Tentang Big Ben
2. Berdasarkan survey yang dilakukan pada tahun 2008, Big ben merupakan tempat wisatawan yang paling terkenal se-Britania Raya.
3. Selain terkenal sebagai Big Ben Tower, bangunan ini juga kadang disebut sebagai St. Stephen Tower. Menara ini sebenarnya bisa ditemukan di tengah dari sisi barat House of Parliament.
4. Big Ben pertama kali berbunyi pada 31 Mei 1859
5. Ukuran emas latin bisa dijumpai di setiap dasar nomor-nomor jam. Di sana tertulis “Domine Salvam Fac Reginam Nostrum Victoriam Primam:, yang berarti “Oh Tuan, pertama-tama lindungilah Ratu Victoria”.
Dibangun dalam rangka pekan Pameran Dunia dan perayaan Revolusi
Perancis, menara dengan bendera berkibar di puncaknya diresmikan pada
tanggal 31 Maret 1889. Meskipun kecaman dan protes yang keras dari
penduduk Paris dan kalangan intelektual selama dibangun, kerangka besi
ini menjadi simbol kota Paris dan menarik lebih dari 6 juta pengunjung
setiap tahun.Pemimpin Proyek : Tuan Gustave Eiffel dibantu oleh, antara lain, para insinyur Maurice Koechlin dan Emile Nouguier serta Stephen Sauvestre sebagai arsitek.